Pesawaran – Pemerintah Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, menjalin sinergisitas dengan Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 8 Teluk Ratai melalui kegiatan kunjungan edukatif pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan dan pembelajaran sistem budidaya bioflok serta hidroponik sebagai upaya pengembangan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa Hanura, Bapak Rio Remota, S.P., disambut langsung oleh Komandan Puslatpurmar 8 Teluk Ratai, Bapak Letkol Marinir Rinto Hutagaol. Pertemuan ini menjadi momen kebersamaan untuk mempererat kerja sama antara pihak desa dan Marinir.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Hanura yang diwakili langsung oleh Kepala Desa berkesempatan melihat langsung praktik budidaya ikan dengan sistem bioflok serta tanaman hidroponik yang dikelola di lingkungan Puslatpurmar. Selain berkunjung ke sistem budidaya bioflok serta hidroponik, Kepala Desa juga diberi kesempatan untuk mengikuti sesi latihan menembak. Sistem budidaya tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan produktivitas dengan pemanfaatan lahan yang terbatas serta lebih ramah lingkungan.

Komandan Puslatpurmar 8 Teluk Ratai, Bapak Letkol Marinir Rinto Hutagaol, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat. “Kami mendukung kegiatan yang bersifat edukatif seperti ini, sehingga ilmu yang ada dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Hanura, Bapak Rio Remota, mengapresiasi kesempatan yang diberikan dalam kunjungan tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam upaya mengembangkan program ketahanan pangan desa melalui inovasi bioflok dan hidroponik,” katanya.
Melalui sinergi ini, diharapkan Pemerintah Desa Hanura dapat mengadopsi dan mengembangkan sistem budidaya tersebut di lingkungan masyarakat. Kerja sama yang terjalin juga diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.
