Pesawaran – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia kembali melaksanakan kegiatan Site Visit II Pengukuran Kematangan Pengadaan Barang/Jasa Desa Tahun 2026 di Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis, 5 November 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Mangliawan Desa Hanura ini merupakan bagian dari upaya evaluasi dan penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa di tingkat pemerintahan desa.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anita Carollin selaku Analis Kebijakan Madya Direktorat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Khusus, Wuri Setianingrum selaku Analis Kebijakan Pertama pada direktorat yang sama, serta Fakhrina Auliya selaku staf Direktorat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Khusus. Turut hadir perwakilan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), Adrianto, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pesawaran, Jayadi Yasa, S.STP., M.IP.
Dari unsur Pemerintah Desa Hanura, kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Hanura, Rio Remota, S.P., Ketua TP PKK Desa Hanura, Dwi Senja Septiana Sari, S.H., serta perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), pelaku UMKM, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan jajaran Pemerintah Desa Hanura.
Pelaksanaan Site Visit II ini difokuskan pada pengukuran dan evaluasi tingkat kematangan tata kelola pengadaan barang dan jasa desa. Pengukuran tersebut menjadi instrumen penting untuk mengetahui sejauh mana pemerintah desa telah menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam setiap tahapan pengadaan.
Melalui kegiatan ini, tim LKPP RI melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek pengelolaan pengadaan barang dan jasa di Desa Hanura, mulai dari perencanaan kebutuhan, proses pelaksanaan, pengelolaan administrasi, hingga pengawasan dan pertanggungjawaban. Evaluasi tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah desa untuk mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki serta meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan dan regulasi pengadaan yang berlaku.
Kepala Desa Hanura, Rio Remota, S.P., menyambut baik pelaksanaan Site Visit II tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Pemerintah Desa Hanura untuk memperoleh arahan, evaluasi, serta pemahaman lebih mendalam dalam meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa desa.
Menurutnya, pengelolaan pengadaan yang baik tidak hanya berkaitan dengan tertib administrasi, tetapi juga harus mampu memastikan penggunaan anggaran desa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
Kehadiran Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran, perwakilan UKPBJ, serta unsur kelembagaan desa turut memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas pengelolaan pemerintahan desa. Keterlibatan UMKM dan KDMP juga menjadi bagian penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui tata kelola pengadaan yang sesuai dengan ketentuan.
Melalui pelaksanaan Site Visit II ini, diharapkan Desa Hanura dapat terus meningkatkan tingkat kematangan pengadaan barang dan jasa, sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan profesional. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan setiap penggunaan anggaran desa memberikan dampak positif bagi masyarakat.
